Senin, 29 Maret 2010

RAKHA NEMANI PAPA BERANGKAT KERJA.

Minggu, 28 Maret 2010

TEMAN-TEMAN PETANI.
KITA JUGA MENYEDIKAN BENIH PADI VARIETAS 64 PUTIH / SRI PUTIH / PEPE


Kelebihan padi yang memakai pupuk bio organik POMI (bakteri pengurai NPK) dan Hormon HANTU, mendampingi pemakaian pupuk KIMIA yang porsinya sudah dikurangi :

- Warna gabah bening, padat berisi. Sehingga bobot randemen gabah meningkat.

- Batang masih relatif kuat (lebih kaku)

- Daun sebagian besar masih hijau ketika padi sudah menguning.

- Terbebas dari kasus "Daun Gosong / Terbakar", sehingga proses mengisi sari makanan ke dalam gabah jalan terus.

- Penyusutan berat gabah dari Gabah Kering Sawah (GKS) ke GKG (Gabah Kering Giling) relatif kecil. Hal ini yang membedakan padi Semi Organik dg Padi Kimia umumnya.

- Ketika digiling akan menghasilkan beras yang lebih kuat. Kadar menir berkurang.


Cara pemakaian Pupuk Bio Organik POMI + Hantu : (atas dasar uji coba aplikasi di sawah)

Usahakan benih ditanam pada usia maksimal 30 hari.

1. Masukkan 8 -16 tutup Pomi Kuning ke dalam tangki 14 literan

2. Tambahkan 3-5 tutup Pomi Hijau ke dalam tangki tsb

3. Masukkan 3 -5 tutup Hormon Hantu ke dalam botol kosong aqua 1 literan lalu tambahkan air secukupnya. Lalu Kocok hingga larut. Kemudian masukkan ke dalam tangki tsb

4. Jadwal penyemprotan dimulai padi usia 10 hari setelah tanam (HST), 20 HST, 30 HST, 40 HST, dan padi bunting. Keterangan : Kebutuhan 1 hektar sawah : 10 liter Pomi Kuning, 3 liter Pomi Hijau dan 1-3 liter Hormon Hantu.

5. Pemupukan pupuk Kimia (Urea, Phonska, Kcl dll) dipergunakan seperti biasanya. Namun porsinya dikurangi secara bertahap dimulai dari sebesar 40% tahap 1, sebesar 50% tahap kedua dst. hingga pemakaian pupuk Kimia hanya berkisar 30-40%. Ket : Pengurangan pupuk Kimia tetap tergantung pada kondisi tanaman. Ketika Porsi pupuk Kimia dikurangi, pemakaian pupuk organik dapat ditambahkan dosisnya.

6. Pada saat gabah mulai berisi (padi susu), dapat disemprotkan Hormon Hantu dosis rendah. 3 tutup per-tangki 14 literan.


Keterangan :

(1) Pengaruh pupuk organik tsb diatas pada tanaman agak lambat. Dapat dilihat/diketahui lk.7-10 hari setelah penyemprotan. Hal ini berbeda dg pengaruh pupuk Kimia yang hanya membutuhkan waktu 3 hari untuk melihat pengaruh ke tanaman.

(2) Pada saat ini di lapangan banyak terjadi kasus "Padi layu / mati / daun nglaras dengan cepat" setelah di lakukan pemupukan Pupuk Kimia. Ketika belum ditabur pupuk Kimia, padi tampak segar, tetapi setelah dipupuk malah langsung layu / mati. Kondisi ini banyak terjadi terutama pada sawah terhampar luas dan banyak virus menyerang.

Cara menangani hal tsb.adalah tetap mempergunakan obat kimia anti virus (banyak tersedia di toko). Lalu 2-3 hari berikutnya, disemprot pupuk organik tsb.guna mempercepat tumbuhnya tunas padi baru (anakan). Pada kondisi ini dosis penggunaan pupuk organik tsb akan bertambah. Sehingga pada akhirnya dapat terhindar dari gagal panen.

(3) Kasus lain yg banyak terjadi a.l.: padi tumbuh subur, lalu ketika katak/merkatak/njebul/ keluar malai, kondisi daun berubah warna yakni menguning lalu coklat dan nglaras. Hal ini sangat menurunkan produktifitas. Karena proses mengisi sari makanan ke dalam gabah terganggu dengan berkurangnya daun yang melakukan proses pembuatan sari makanan tsb.

Bahkan banyak diantaranya padi akan gabuk/tidak berisi.

Dengan pemakaian pupuk organik secara rutin, kondisi tsb dapat terhindar.

(4) Perlu diketahui Pupuk Organik POMI adalah berisi cairan tetes tebu yg didalamnya berisi berbagai macam mikrobia pengurai NPK, vitamin, fitohormon dll. Dengan mikrobia tsb masuk ke dalam tanah maka mikrobia tsb akan bekerja mengurai sisa-sisa bahan kimia termasuk NPK sisa pemupukan sebelumnya. Sehingga dengan NPK terurai tsb akan mudah diserap oleh tanaman.


HALLO MAS ROWI??? SELAMAT YA ATAS DINOBATKANNYA MAS ROWI SBG THE BEST GITARIS 2010. TAPI NAMA PIAGAMNYA??

RAJA PENGIN TAU LHO.






Senin, 22 Maret 2010

DI DALAM SITUS CANDI MENDUT - MAGELANG

DI YOGYAKARTA

MEMAKAI PUPUK BIO ORGANIK POMI + HANTU


Selasa, 09 Maret 2010

APA YANG BISA KITA PER-BUAT UNTUK DIRI KITA DAN KELUARGA.

Cukup lama berkecimpung dengan para petani, ada beberapa pernyataan dan pertanyaan yang menggelitik dari petani ketika kita sampaikan tentang pentingnya pupuk organik bagi kita semua.
Antara lain : (1) Bisakah pemakaian pupuk organik meningkatkan produktifitas ??? - pertanyaan karena keragu-raguan mereka. Harus diyakinkan dengan demoplot,
(2) Apa keuntungan pupuk organik ?? - mudah dijawab,
(3) Menyemprot mempergunakan tangki merepotkan!!!! - Perlu kearifan menjawabnya,
(4) Memakai pupuk organik dianggap sama dengan pemakaian obat-obatan Kimiawi. Perlu ketelatenan dalam memberi penjelasan dan praktek secara konsisten,
(5) Ketika dijelaskan hubungan hasil produksi pertanian organik dg kesehatan.
Ada komentar yg menggelitik : "Wah. Mathuk-e (tepatnya). Bertanam pertanian organik itu khusus untuk konsumsi keluarga saja. Biar keluarganya sehat. Karena membuat pertanian organik itu sulit. Khususnya karena banyak hama yang menyerang, dapat menggagalkan hasil produksi. Karena sistem ini memang dilarang memakai obat-obatan kimia.
Dus, hasil tani yang dijual adalah hasil pertanian biasa, yang banyak mengandalkan obat-obatan kimiawi. Khan, yang mengkonsumsi orang lain ???? !!!!".
Wah. Kalo yang ini harus diakali. Anjurkan saja tiap-tiap orang/petani membuat pertanian organik khusus untuk dikonsumsi sendiri!!!.
Wah benar juga ya? Kalo semua petani menanam secara organik untuk konsumsi keluarga. Khan keluarganya banyak. Makin merembet ke famili-famili lainnya yang sadar pentingnya upaya memelihara kesehatan melalui konsumsi kita sehari-hari.
Ya ..ya..ya...

Senin, 08 Maret 2010


Rumahkita.........
Kuasa Allah swt........


PER-TANGKI 14 LITERAN DIISI :
POMI KUNING 10 TUTUP
POMI HIJAU 3 TUTUP
HANTU 3 TUTUP
DISEMPROTKAN PADA PADI TIAP 10 HARI SAMPAI DENGAN PADI BUNTING
-MENJELANG KATAK/NJEBUL/MERKATAK/MRATAK

Jumat, 05 Maret 2010

PADI SEMI ORGANIK POMI
VARIETAS : CIHERANG

Selasa, 02 Maret 2010

APRIL 2010 HARGA PUPUK KIMIA UREA NAIK ? TIDAK PERLU RISAU!!!

Dari berita media massa pada bulan April 2010 HET pupuk Urea naik dari Rp.1.200,-/kg menjadi Rp.1.800,-/kg. dengan kata lain harga 1 zak 50 kg Pupuk Urea semula Rp.60.000,- naik menjadi Rp.90.000,-
Meskipun kompensasi dilakukan pemerintah dengan cara menaikkan harga dasar gabah menjadi lk. Rp.2.500,-/kg gabah KS namun hal ini masih membuat risau banyak petani yang memiliki ketergantungan pada pupuk Urea tsb.
Menurut hemat kami, sesungguhnya hal tsb tidak perlu dirisaukan. Keputusan pemerintah tsb merupakan sebuah langkah tepat & strategis dan sekaligus pembelajaran bagi petani agar bersedia back to basic menuju Go ... Organik.
Perlu diingat kembali persoalan kekurangan stock pangan (beras) yang melanda negeri ini di tahun 2008 sehingga harus mengimpor dari luar negeri. Hal tsb sebagai dampak gagal panen yang melanda negeri ini karena munculnya bakteri penyakit baru yang menyerang tanaman pangan khususnya padi, dikenal dengan "santomonas" atau xanthomonas solanaceareum. Dengan beberapa ciri a.l. padi subur dimasa muda namun daun akan "nglaras/kering" pada saat batang / malai padi mulai muncul (katak/merkatak/njebul). Makin tua makin kering sehingga hasil produksi padi turun drastis.
Dari riset terpercaya disebutkan munculnya penyakit/bakteri tsb adalah sebagai dampak terlalu banyaknya petani mempergunakan Urea di lahan pertanian dan dalam jangka yang lama (terus menerus-over dosis). Penyakit ini menyerang pada hampir semua tanaman pangan.
Permasalahan tsb kini dapat diatasi dengan penggunaan pupuk berimbang yakni dengan mempergunakan pupuk organik pada pola budidaya pertanian. Dan telah dilakukan berbagai sosialisasi oleh dinas pertanian melalui tenaga PPL.
Namun demikian tugas meyakinkan petani akan pentingnya go organik adalah PR yang harus dilakukan secara kontinyu dan telaten, mengingat masih banyak petani yang belum sadar akan pentingnya pupuk organik.
Berkaitan dengan kenaikan harga pupuk urea tsb diatas (atau dengan kata lain telah terjadi pengurangan subsidi pemerintah pada pupuk kimia) harus dipandang dari sisi lain (manfaatnya)yakni sebagai upaya meningkatkan produksi beras (swasembada). Karena diharapkan petani akan beralih mempergunakan pupuk organik dalam budidaya pertaniannya.
Demikian pula ditinjau dari sisi perbaikan struktur tanah pertanian agar nantinya masih dapat dinikmati oleh anak cucu kita. Pemakaian pupuk organik akan membuat struktur tanah pertanian makin subur. Hal sebaliknya dengan over dosis pemakaian pupuk kimia.
-----
Kami Team AB. Amanah Berkat secara terus menerus membuat uji coba pengurangan pupuk kimia pada budidaya pertanian di berbagai tempat khususnya pertanian tanaman padi. Bahkan melakukan uji coba pertanian organik murni non kimia. Alhamdulillah berhasil sukses dan mampu meningkatkan hasil produksi dengan kisaran antara 20%-30%. (Kang Dim - 081329405446).
-----
Beberapa foto padi dibawah ini adalah hasil uji coba penerapan pupuk organik, yakni mengurangi porsi penggunaan pupuk kima dan memperbanyak pupuk organik.
-----




SUKSES PUPUK ORGANIK POMI


SUKSES UJI COBA PUPUK ORGANIK-POMI DAN HANTU




PETANI DAN PADI-POMI