WACANA HIDUP

Kamis, 11 Februari 2010

Bagaimana jika kita sedikit merenung tentang aktifitas hidup kita sehari-hari. Dimulai dari bangun pagi .... Minum air putih. Segera mengambil air wudlu dan sholat subuh. dst hingga terbit mentari pagi. Mandi...Sarapan pagi.... pergi ke aktifitas kerja sehari-hari .... ke kantor.... ke sawah .... ke pabrik... keliling sales .... dll.
Ketika kerja ada yang suka makan ngemil ....dst. Siang hari ... makan siang .... lalu kerja lagi dst hingga sore hari ... makan malam..... dst.

Pertanyaan : Ketika kita asyik makan pagi, ngemil, makan siang, makan malam dll yang berkaitan dengan memasukkan makanan ke dalam perut kita. Berapa banyak makanan yang kita konsumsi sehari mulai dari hingga malam hari yang mengandung bahan kimia / residu bahan kimia?????
Dimulai dari yang paling mendasar : makanan pokok. Nasi. Benarkah di dalam nasi yang kita konsumsi terbebas dari residu bahan kimia??? Bagaimana pula dengan sayurnya??? Bagaimana lauk-pauk atau dagingnya??? Bahkan menu minuman kita ???
Kita coba perhatikan pola pertanian yang dianut oleh sebagian besar dari petani kita baik pertanian padi-sayur-buah dst.
Dimulai dari aktifitas pemupukan yang berbahan dasar kimia. Lalu penggunaan pestisida.
Beras --> masih mengandung residu kimia
Sayur --> lebih mengerikan. Bahkan banyak dijumpai ... pagi tanaman disemprot pestisida...... sore dipetik lalu dikirim kepasar. Besok pagi harinya dibeli konsumen.
Saat memasak apakah benar dicuci hingga bersih dari residu kimia tsb??? bagaimana pula dengan lalapan yang kita makan tanpa dimasak, padahal 1-2 hari sebelumnya di lahan pertanian banyak yang disemprot bahan kimia untuk mengusir hama.
Lauk pauk --> dengan budidaya yang makin modern, penggunaan pakan yang mengandung bahan kimia makin dominan.
Minuman ??????
Makanan ringan ........ apalagi !!!
Berapa banyak residu kimia yang masuk ke dalam perut kita?????

Coba kita bandingkan dengan makin banyaknya orang yang mulai terserang berbagai macam penyakit di usia paruh baya pada saat ini dengan tingkat kesehatan orang-2 jaman dahulu yang sistem pertaniannya belum mengenal bahan-bahan kimia. Hasil pertanian yang mereka konsumsi sehari-hari bebanr-benar terbebas dari bahan kimia.
Orang jaman dahulu memiliki rata-rata usia yang panjang dan hidup sehat. Banyak diantara mereka para mbah-mbah yang berusia > 100 tahun, namun mereka sehat, dan segar meski jalannya agak membungkuk.
Bagaimana orang jaman sekarang .... Banyak diantara kita yang masih berusia muda tetapi penyakitnya berdatangan ..... mulai darah tinggi, penyakit gula, stroke dll. Bahkan kadangpula pengobatan kimiawi yang kita kenal saat inipun kadang tak mampu menanggulangi.

Memang benar usia adalah hak mutlak milik Tuhan YME. Tetapi sakit ????? Apakah kita tidak berikhtiyar??? Apakah dengan makin banyaknya bahan-bahan kimia yang masuk ke tubuh kita memiliki korelasi positif dengan makin rendahnya daya tahan tubuh dan tingkat kesehatan kita??? tentu hal ini sudah menjadi rahasia umum dan memang benar adanya.

Bagaimana cara memelihara kesehatan yang benar ??? Salah satu cara adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bebas dari residu bahan kimia.
Oleh karena itu menggalakkan sistem pertanian organik kepada petani adalah tugas kita semua.
SAVE OUR HEALTHY....... GO ORGANIK.....
(KANG DIM)

0 komentar: